Republic of Chinta Lauwra

Fun, Imagination, Signs 5 Comments »

Meskipun kadang terdengar tidak jelas, saya suka mendengar (dan kini juga membaca) gaya Cinta Laura berbicara. Sebenarnya bukan dia saja yang mempunyai gaya seperti itu. Beberapa penyiar berita di Metro TV pun sering mengucapkan nama ibukota negara kita sebagai “jhakarta” dengan mulut yang dipaksa untuk tidak mangap pada akhir kata itu.

Sesekali coba dengarkan gaya Desi Anwar menyebut negara Cina. Ya, dia tidak menyebutnya sebagai C-i-n-a, melainkan “chaina”. Well, mungkin dia memang lulusan Amrik, tapi saya yakin Desi Anwar bisa mengatakan j-a-k-a-r-t-a dan c-i-n-a dengan fasih. Ini beda dengan Cinta yang konon sudah hidup lama di luwar negheri. Jadi, tenggorokan dan lidah sebagai komponen pembentuk mulut bagian dalam Cinta pasti beda dengan yang dimiliki Desi Anwar, khan?

No ninja allowed to enter

Signs No Comments »

No ninja allowed to enter


WordPress Theme & Icons by N.Design Studio. Theme pack from WPMUDEV by Incsub.
Entries RSS Comments RSS Login